PENGARUH PEMBERIAN SOLID DECANTER DAN MIKROORGANISME LOKAL(MOL) KULIT NENAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KACANG TANAH(Arachis hypogaea L.) PADA TANAH ULTISOL
Abstract
Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas HKBP Nommensen Medan yang berada di Desa Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan. Penelitian dilaksanakan pada Februari - Mei 2024. Lokasi penelitian terletak pada ketinggian 33 m di atas permukaan laut (dpl) yang memiliki jenis tanah Ultisol dengan tingkat keasaman tanah (pH) antara 5,5 – 6,5 dan tekstur tanah yaitu pasir berlempung (Lumbanraja dan Harahap, 2015). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberiaan Solid Decanter dan MOL Kulit Nenas serta interaksinya terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang tanah (Arachis hypogaea L.) pada tanah ultisol.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari dua faktor pemberian yaitu, Solid Decanter dan dosis MOL kulit nenas, dengan 3 ulangan. Faktor Pertama : Solid Decanter (S) yang terdiri dari empat taraf yaitu S0 = 0 kg/petak (kontrol), S1 = 10 ton/ha setara 1,5kg/petak , S2 = 20 ton/ha setara dengan 3kg/petak (dosis anjuran) , S3 = 30 ton/ha setara dengan 4,5kg/petak. Faktor kedua : MOL kulit nenas (M) yang terdiri dari empat taraf yaitu, M0 = 0 ml/liter air, M1 = 20 ml/liter air, M2 = 40 ml/liter air, M3 = 60 ml/liter air.
Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian Solid decanter berpengaruh nyata pada jumlah nodul (bintil akar), namun berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 2,3,4, dan 5 MST, jumlah polong pertanaman, produksi polong per petak, berat 100 biji kering, produksi biji pertanaman, produksi biji per petak, produksi biji per hektar. Pemberian MOL kulit nenas berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman umur 2,3,4, dan 5 MST, jumlah polong pertanaman, produksi polong per petak, berat 100 biji kering, produksi biji pertanaman, produksi biji per petak, produksi biji per hektar. Interaksi pemberian Solid decanter dan MOL kulit nenas berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman umur 2,3,4 dan 5 MST, jumlah polong pertanaman, produksi polong per petak, berat 100 biji kering, produksi biji pertanaman, produksi biji per petak, produksi biji per hektar.
Collections
- Pertanian [66]